Reason to trust
How Our News is Made
Strict editorial policy that focuses on accuracy, relevance, and impartiality
Ad discliamer
Morbi pretium leo et nisl aliquam mollis. Quisque arcu lorem, ultricies quis pellentesque nec, ullamcorper eu odio.

Pasar cryptocurrency tengah mengalami fase ketidakstabilan, dengan total kapitalisasi pasar mengalami penurunan sebesar 1,55%, menyisakan angka $3,19 triliun.
Tekanan terhadap pasar crypto tidak terjadi begitu saja. Sejumlah faktor berkontribusi terhadap tren bearish yang terjadi belakangan ini. Peristiwa ekonomi global, serangan siber terhadap platform crypto, dan kekhawatiran akan pandemi baru menjadi pemicu utama yang membentuk kondisi pasar saat ini.
Tekanan Ekonomi Global Memengaruhi Sentimen Pasar Crypto
Investor crypto saat ini menghadapi tantangan dari ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi memperburuk tren bearish di pasar crypto.
Salah satu pemicu utama dari sentimen negatif ini adalah penurunan drastis nilai pasar saham di Amerika Serikat, yang mengalami kerugian hingga $927 miliar.
Major Events Impacting Markets
▪️Biggest Crypto Hack: $1.5B stolen in a single attack.
▫️U.S. Stock Market Decline: $927B wiped out.
▪️New Virus Discovered: Potential pandemic-level risk similar to COVID-19.
▫️Despite this, BTC only dropped 4%, ETH just 6%—and both…
— 𝐋𝐔𝐂𝐈𝐄 (@LucieSHIB) February 22, 2025
Kerugian besar ini tidak hanya memengaruhi pasar saham, tetapi juga menciptakan efek domino terhadap industri crypto.
Lucie, Marketing Lead SHIB, membagikan analisanya melalui media sosial X. Menurutnya, penurunan tajam ini telah membuat banyak investor kehilangan kepercayaan terhadap pemulihan ekonomi, yang pada akhirnya menimbulkan ketidakpastian lebih lanjut di sektor crypto.
Dampaknya terlihat jelas di pergerakan harga aset digital utama. Bitcoin dan Ethereum masing-masing mengalami penurunan signifikan, dengan BTC turun sekitar 4,7% dan ETH merosot hingga 6%.
Hingga saat ini, para analis masih berusaha mencari tahu penyebab pasti dari volatilitas yang terjadi di pasar keuangan global. Namun, sebagian besar investor percaya bahwa ketidakstabilan ini masih akan berlanjut dalam waktu dekat.
Baca juga: Daftar Presale Crypto di 2026 | Inilah Proyek Kripto Baru yang Akan Menggebrak Pasar
Serangan Siber ke Bybit Memicu Lonjakan Volatilitas di Pasar Crypto
Selain dampak dari gejolak di sektor keuangan global, industri cryptocurrency juga harus menghadapi ancaman lain, yaitu serangan siber terhadap salah satu platform exchange terbesar, Bybit.
Insiden peretasan ini mengakibatkan kerugian sekitar $1,5 miliar, menjadikannya salah satu pencurian aset crypto terbesar dalam sejarah. Akibatnya, ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan (Fear, Uncertainty, and Doubt/FUD) meningkat tajam di kalangan investor.
Menurut analisis dari Santiment, sebuah platform intelijen pasar berbasis on-chain, sentimen bearish yang terjadi akibat serangan ini sangat mirip dengan kondisi yang pernah terjadi pada pertengahan Februari, tepat sebelum Bitcoin mengalami pemulihan.
Walaupun serangan terhadap Bybit menimbulkan dampak negatif jangka pendek, Santiment melihat adanya kemungkinan pemulihan yang cukup cepat. Dalam banyak kasus sebelumnya, pasar crypto sering kali bergerak melawan tren sentimen mayoritas.
Artinya, ketika sebagian besar investor merasa pesimis, tidak jarang pasar justru mengalami pembalikan arah yang signifikan.
😰 With the Bybit hack sending shockwaves across crypto, along with worrisome news about $LIBRA and other contributing factors this week, the crowd is showing extreme FUD with Bitcoin plummeting.
According to sentiment scores, the crypto community’s negativity is at the same… pic.twitter.com/LpVxPTvqi7
— Santiment (@santimentfeed) February 21, 2025
Lucie juga menegaskan bahwa meskipun peretasan Bybit sempat mengguncang kepercayaan investor, pasar crypto telah menunjukkan ketahanan yang cukup kuat. Pemulihan harga dalam waktu singkat menunjukkan bahwa fundamental aset digital masih kokoh, dan minat terhadap investasi crypto tetap tinggi.
Saat ini, harga Bitcoin kembali berada di kisaran $95.973 setelah sebelumnya sempat turun hingga $94.852,96. Ethereum juga mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,73%, dengan harga saat ini mencapai $2.780. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $21,1 miliar.
Baca juga: Daftar Airdrop Crypto di 2026 – Dapatkan Kripto Gratis
Ancaman Pandemi Baru Memperbesar Ketidakpastian Pasar Crypto
Faktor lain yang turut berkontribusi terhadap volatilitas pasar crypto adalah kekhawatiran akan kemunculan virus baru yang berpotensi memicu pandemi global.
Lucie menyinggung bahwa ketakutan ini mulai berdampak terhadap pergerakan harga aset digital. Investor mulai lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi, karena potensi gangguan ekonomi yang dapat terjadi jika pandemi baru benar-benar menyebar.
Meskipun belum ada kepastian mengenai seberapa besar dampak dari ancaman kesehatan ini terhadap pasar crypto, para analis tetap optimis bahwa sektor ini memiliki daya tahan yang cukup kuat. Sejarah telah membuktikan bahwa industri cryptocurrency mampu bangkit dari berbagai tantangan, termasuk krisis global sebelumnya.
Pergerakan pasar dalam beberapa pekan mendatang akan menjadi faktor penentu apakah crypto dapat kembali ke tren bullish atau masih harus menghadapi tekanan lebih lanjut. Namun, satu hal yang jelas—fundamental pasar crypto terus berkembang, dan minat terhadap aset digital masih tetap tinggi di kalangan investor.
Dampak Keamanan Digital terhadap Stabilitas Pasar Crypto
Ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas harga bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi pasar cryptocurrency saat ini. Keamanan digital juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas industri ini. Serangan siber terhadap platform exchange seperti Bybit menjadi bukti nyata bahwa risiko keamanan tetap menjadi ancaman besar bagi investor crypto.
Meningkatnya serangan peretasan tidak hanya menyebabkan kerugian finansial langsung, tetapi juga meningkatkan ketakutan dan ketidakpastian di kalangan investor. Banyak trader yang mulai mencari alternatif yang lebih aman untuk menyimpan aset digital mereka, terutama setelah berbagai insiden peretasan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan terbaru mengungkapkan bahwa lebih dari 50% kasus pencurian crypto dilakukan oleh kelompok peretas dari Korea Utara. Pada tahun 2024 saja, total kerugian akibat pencurian crypto telah mencapai angka $2,2 miliar, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan angka ini mempertegas bahwa keamanan menjadi aspek utama yang perlu diperhatikan oleh investor dalam memilih platform penyimpanan aset digital.
Dalam situasi seperti ini, memilih crypto wallet yang aman dan andal menjadi langkah krusial bagi investor. Bukan hanya sekadar menyimpan aset digital, tetapi juga memastikan bahwa dana mereka terlindungi dari potensi peretasan atau pencurian yang semakin marak terjadi.
Baca juga: Crypto yang Bagus untuk Jangka Panjang: Peluang dan Potensi Kenaikan Harga di Masa Depan
Best Wallet 2025: Alternatif Aman untuk Menyimpan Aset Digital
Meningkatnya ancaman peretasan membuat banyak investor mulai beralih dari centralized exchange ke crypto wallet non-custodial yang menawarkan kontrol penuh terhadap aset mereka. Salah satu opsi terbaik yang saat ini banyak direkomendasikan adalah Best Wallet 2025.
Sebagai dompet digital terdesentralisasi, Best Wallet dirancang untuk memberikan keamanan tingkat tinggi tanpa perlu bergantung pada pihak ketiga. Sistem non-custodial yang digunakan memastikan bahwa pengguna memiliki kendali penuh atas private key, sehingga risiko pencurian akibat kebocoran data dari server pihak ketiga dapat diminimalkan.
Bukan hanya soal keamanan, Best Wallet juga menawarkan berbagai fitur unggulan yang membuatnya menjadi pilihan terbaik bagi investor pemula maupun profesional. Dari integrasi dengan Decentralized Exchange (DEX), staking aggregator, hingga fitur presale token untuk mendapatkan akses eksklusif ke proyek crypto terbaru, dompet ini menyediakan berbagai alat investasi dalam satu platform yang intuitif dan mudah digunakan.
Fitur-fitur yang ditawarkan oleh Best Wallet menjadi solusi ideal bagi mereka yang ingin menjaga aset digitalnya tetap aman, sekaligus mendapatkan peluang investasi yang lebih luas tanpa harus khawatir dengan ancaman peretasan di platform centralized exchange.
Lalu, apa saja keunggulan Best Wallet dibandingkan dengan dompet lainnya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Daftar ICO Crypto Terbaik untuk Investasi di 2026
Keunggulan Best Wallet Dibandingkan Wallet Lainnya
Banyaknya pilihan crypto wallet di pasar saat ini membuat investor harus lebih selektif dalam memilih platform yang paling aman dan efisien. Best Wallet hadir dengan berbagai fitur unggulan yang menjadikannya sebagai salah satu dompet digital terbaik untuk menyimpan, mengelola, dan berinvestasi dalam aset crypto. Berikut adalah beberapa keunggulan utama yang ditawarkan oleh Best Wallet:
1. Dompet Non-Custodial dengan Keamanan Tingkat Tinggi
Keamanan menjadi prioritas utama dalam memilih crypto wallet. Best Wallet menggunakan sistem non-custodial, yang berarti pengguna memiliki kendali penuh atas private key mereka sendiri. Tidak ada pihak ketiga yang menyimpan data pribadi atau memiliki akses terhadap aset digital pengguna.
Selain itu, Best Wallet juga dilengkapi dengan enkripsi tingkat lanjut, sistem two-factor authentication (2FA), serta biometric security seperti fingerprint dan face recognition. Dengan fitur ini, risiko peretasan akibat pencurian data dari server pihak ketiga dapat dikurangi secara signifikan.
2. Integrasi dengan Decentralized Exchange (DEX) untuk Trading yang Lebih Aman
Berbeda dengan centralized exchange yang sering menjadi target peretasan, Best Wallet memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi langsung melalui Decentralized Exchange (DEX) tanpa perlu meninggalkan platform.
Dengan adanya DEX built-in, pengguna bisa melakukan swap antar aset digital tanpa perlu menyerahkan kendali atas dana mereka kepada platform pihak ketiga. Selain itu, Best Wallet tidak membebankan biaya tambahan untuk transaksi di DEX, sehingga biaya trading menjadi lebih rendah dibandingkan platform lain.
3. Staking Aggregator untuk Maksimalkan Passive Income
Bagi investor yang ingin memperoleh penghasilan pasif dari aset crypto mereka, Best Wallet menawarkan fitur staking aggregator yang memungkinkan pengguna untuk melakukan staking di berbagai jaringan blockchain dengan mudah.
Fitur ini memberikan akses ke berbagai opsi staking pools, memungkinkan pengguna untuk memilih jaringan dengan reward tertinggi dan biaya terendah. Dengan staking aggregator, investor bisa memperoleh passive income dari crypto mereka tanpa harus repot mencari platform staking yang terpisah.
Baca juga: Apa Saja Altcoin Terbaik untuk Investasi di 2026? | Daftar Presale Altcoin Teratas
4. Presale Aggregator: Akses Eksklusif ke Token Baru
Investasi dalam presale token menjadi salah satu strategi yang banyak digunakan oleh investor untuk mendapatkan keuntungan besar sebelum suatu proyek resmi diluncurkan ke publik. Best Wallet menghadirkan fitur Presale Aggregator, yang memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai proyek crypto presale terbaru secara eksklusif.
Dengan fitur ini, investor bisa mendapatkan token dengan harga lebih rendah sebelum aset tersebut tersedia di bursa utama. Selain itu, Best Wallet juga menyediakan analisis mendalam terhadap proyek-proyek baru, membantu pengguna dalam mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas.

5. Manajemen Portofolio Crypto yang Lebih Efektif
Melacak dan mengelola berbagai aset crypto sering kali menjadi tantangan bagi investor, terutama bagi mereka yang memiliki portofolio yang tersebar di berbagai blockchain. Best Wallet menghadirkan fitur portfolio tracker yang memungkinkan pengguna untuk memantau nilai aset mereka secara real-time, melihat keuntungan dan kerugian, serta melakukan manajemen portofolio dengan lebih efektif.
Fitur ini sangat bermanfaat bagi investor yang ingin tetap terorganisir dalam mengelola berbagai aset mereka tanpa harus menggunakan aplikasi atau platform tambahan.
6. Dukungan untuk Lebih dari 60 Blockchain dan Berbagai Jenis Aset Digital
Keunggulan lain dari Best Wallet adalah kompatibilitasnya yang luas dengan lebih dari 60 jaringan blockchain, termasuk Ethereum (ETH), Binance Smart Chain (BSC), Polygon (MATIC), Solana (SOL), Avalanche (AVAX), Tron (TRX), dan masih banyak lagi.
Selain itu, dompet ini juga mendukung berbagai jenis aset digital, mulai dari Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), hingga stablecoin seperti USDT, USDC, dan DAI. Dengan dukungan luas ini, pengguna bisa dengan mudah menyimpan, mengelola, dan memperdagangkan berbagai aset crypto dalam satu platform yang aman dan efisien.
Baca juga: Daftar Coin Baru Listing yang Layak Dilirik di 2026 | Simak Prediksi dan Analisisnya
7. Fiat On-Ramp & Off-Ramp: Mudah Membeli dan Menjual Crypto dengan Mata Uang Fiat
Banyak crypto wallet yang hanya berfungsi untuk menyimpan dan mengelola aset digital, tetapi tidak menyediakan opsi untuk membeli atau menjual crypto menggunakan mata uang fiat. Best Wallet mengatasi keterbatasan ini dengan menghadirkan fitur Fiat On-Ramp & Off-Ramp, yang memungkinkan pengguna untuk membeli atau menjual crypto menggunakan kartu kredit, kartu debit, e-wallet, atau transfer bank.
Dengan fitur ini, proses investasi crypto menjadi lebih mudah, terutama bagi investor pemula yang ingin masuk ke dunia aset digital tanpa harus menggunakan platform tambahan.
8. Fitur Tambahan yang Akan Segera Hadir
Best Wallet terus melakukan inovasi dengan mengembangkan berbagai fitur baru yang akan segera diluncurkan, termasuk:
- Crypto Debit Card: Kartu debit berbasis Visa untuk mempermudah transaksi sehari-hari menggunakan crypto.
- Browser Extension: Ekstensi untuk mempermudah akses dompet melalui desktop.
- NFT Gallery: Fitur untuk menyimpan dan mengelola koleksi NFT dalam satu tempat.
- Analytical Dashboard: Laporan dan data investasi real-time untuk membantu pengguna mengambil keputusan lebih baik.
- Advanced Anti-Fraud Protection: Sistem keamanan tambahan untuk melindungi aset pengguna dari ancaman peretasan dan penipuan.
Baca juga: Apa Crypto yang akan Naik dan Beri Cuan Besar di 2026?
Mengapa Best Wallet Adalah Pilihan Terbaik?
Di tengah meningkatnya risiko keamanan di industri crypto, memiliki crypto wallet yang aman dan andal menjadi keharusan bagi setiap investor. Best Wallet menawarkan keamanan tingkat tinggi, fitur inovatif, dan fleksibilitas yang luas, menjadikannya sebagai salah satu pilihan terbaik untuk menyimpan dan mengelola aset digital.
Dengan sistem non-custodial, pengguna memiliki kendali penuh atas private key mereka, sehingga risiko peretasan akibat kebocoran data dapat diminimalkan. Fitur staking aggregator, presale aggregator, dan portfolio tracker juga memberikan nilai tambah bagi investor yang ingin memaksimalkan potensi keuntungan dari aset crypto mereka.
Selain itu, Best Wallet terus berinovasi dengan menghadirkan fitur-fitur baru, termasuk crypto debit card dan NFT gallery, yang semakin memperkuat posisinya sebagai dompet digital terbaik untuk investor crypto di tahun 2025.
Bagi mereka yang ingin mendapatkan kombinasi terbaik antara keamanan, efisiensi, dan kemudahan penggunaan, Best Wallet adalah solusi yang tepat.
Baca juga: Daftar Investasi Kripto Terbaik dan Paling Menguntungkan di Tahun 2026
Memilih crypto wallet yang aman adalah langkah penting untuk melindungi aset digital Anda dari ancaman peretasan dan pencurian. Dengan meningkatnya kasus kejahatan siber, banyak investor mulai beralih ke dompet crypto non-custodial yang memberikan kendali penuh atas private key mereka. Jika Anda masih ragu dalam memilih dompet yang tepat, simak panduan lengkap tentang Mengenal Dompet Crypto: Solusi Aman untuk Menyimpan Aset Digital Anda dan temukan pilihan terbaik untuk kebutuhan investasi Anda!
Banyak investor masih bingung dalam menentukan jenis crypto wallet yang paling aman untuk digunakan. Hot wallet menawarkan kemudahan akses, tetapi memiliki risiko keamanan yang lebih tinggi dibandingkan cold wallet yang lebih tahan terhadap peretasan. Sebelum Anda memutuskan, pahami perbedaan dan keunggulan masing-masing dengan membaca artikel Cold Wallet vs Hot Wallet: Mana yang Lebih Aman untuk Aset Kripto Anda? agar Anda tidak salah pilih dalam menyimpan aset digital Anda!
Dengan meningkatnya permintaan akan dompet crypto yang aman dan multifungsi, banyak platform baru bermunculan dengan fitur inovatif. Tidak semua dompet menawarkan kombinasi sempurna antara keamanan, kemudahan penggunaan, dan fitur investasi seperti staking dan presale aggregator. Jika Anda mencari dompet crypto terbaik di Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan investasi Anda, temukan rekomendasi lengkapnya di Wallet Crypto Terbaik Indonesia: Pilihan Aman untuk Investor dan pastikan Anda menggunakan platform yang tepat!
Disclaimer: Artikel di atas adalah konten bersponsor; artikel ini ditulis oleh pihak ketiga. NewsBTC tidak mendukung atau bertanggung jawab atas konten, iklan, produk, kualitas, akurasi, atau materi lainnya di halaman ini. Tidak ada bagian dalam artikel ini yang dapat dianggap sebagai saran keuangan. Pembaca sangat disarankan untuk memverifikasi informasi secara mandiri dan berhati-hati sebelum terlibat dengan perusahaan atau proyek yang disebutkan. Berinvestasi dalam cryptocurrency memiliki risiko kehilangan modal, dan pembaca juga disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional sebelum membuat keputusan apa pun yang mungkin didasarkan pada konten bersponsor di atas.